Pages

Sunday, September 4, 2016

Analisa Jaringan dengan Zenmap


Assalamu'alaikum wr.wb

    Kembali lagi bersama saya di hari senin yang masih sama ini :v , kali ini saya akan membagikan ilmu yang tentunya bermanfaat sekali bagi kita semua khusunya yang lagi belajar tentang jaringan. Sebelum melangkah lebih jauh , kita kenalan dulu dengan Nmap. Apa itu Nmap ? langsung saja ke TKP :v ...

    Nmap (“Network Mapper”) merupakan sebuah tool open source untuk eksplorasi dan audit keamanan jaringan. Ia dirancang untuk memeriksa jaringan besar secara cepat, meskipun ia dapat pula bekerja terhadap host tunggal. Nmap menggunakan paket IP raw dalam cara yang canggih untuk menentukan host mana saja yang tersedia pada jaringan, layanan (nama aplikasi dan versi) apa yang diberikan, sistem operasi (dan versinya) apa yang digunakan, apa jenis firewall/filter paket yang digunakan, dan sejumlah karakteristik lainnya. Meskipun Nmap umumnya digunakan untuk audit keamanan, namun banyak administrator sistem dan jaringan menganggapnya berguna untuk tugas rutin seperti inventori jaringan, mengelola jadwal upgrade layanan, dan melakukan monitoring uptime host atau layanan.

1.   Fungsi

NMap dapat berfungsi sebagai security scanner dan memiliki kemampuan untuk ‘memetakan’ komputer-komputer yang ada dalam sebuah jaringan berikut service-service yang dijalankannya. NMap juga memiliki fungsi-fungsi standar layaknya sebuah security scanner: mendeteksi port-port yang terbuka, mengidentifikasi versi OS dan aplikasi yang digunakan untuk menjalankan service, dan lain-lain. Tidak hanya itu, NMap juga memiliki beberapa fitur yang dapat digunakan untuk menghitung jumlah network hop ke komputer target, menyembunyikan MAC address.


2.   Manfaat

Nmap memberikan beberapa format, termasuk mode interaktif agar manusia dapat membaca secara langsung dan XML untuk memudahkan parsing oleh software.
Selain memberikan beragam format output, Nmap juga menyediakan opsi untuk mengendalikan verbositas output dan pesan debug. Tipe output dapat dikirim ke output standar atau ke file.
File output dapat pula digunakan untuk meresume scan. Nmap menyediakan output dalam lima format berbeda. Bakunya disebut interactive output, dan dikirimkan ke output standar (stdout). Terdapat juga normal output, yang serupa dengan interaktif kecuali ia memberikan lebih sedikit informasi runtime dan peringatan karena ia diharap akan dianalisis setelah scan setelah alih-alih secara interaktif


3.      Kerugian

Aplikasi analisis jaringan ini sangat di sayangkan oleh user atau pengguna karena obyek yang di teliti kurang akurat dan Nmap ini sering di salah gunakan oleh User lain yang biasa di gunakan oleh user lain Cracker. Dan banyak perintah perintah dasar  yang berbeda dan lanjutan tetapi mempunyai tujuan yang sama. 

Oke , kita langsung saja ke praktiknya. Sebelum praktik download dulu software zenmap nya di http://www.filehorse.com/download-zenmap/download/  lalu install , next next aja :v .....

1. Pertama - tama buka software zenmapnya, masukan ip target yang akan di scan lalu klik scan seperti pada gambar.
2. Kedua - kedua, selesai :v ......
3. Ketiga - ketiga, kalau sudah selesai proses scanning kita lihat hasilnya dengan klik pada tab nmap output , port / host , topology , host details , scan seperti pada gambar.

 Sekian yang dapat saya sampaikan , mudah - mudahan dapat bermanfaat bagi kita semua.

Wassalamu'alaikum wr.wb

0 comments:

Post a Comment