1.
Pengetian
streaming server
Streaming
Server adalah sebuah web server atau aplikasi yang terinstal di dalam sebuah
server yang digunakan untuk menjalankan file video atau audio secara real-time
atau streaming di internet. Streaming server mengizinkan kita untuk meletakkan
file-file audio atau video secara terpisah dari web server yang kita jalankan.
Situs-situs yang menyediakan layanan streaming video atau audio menggunakan
streaming server untuk menjalankan layanannya. Contoh situs-situs yang
menggunakan streaming server di antaranya Youtube, Metacafe, dan Megavideo.
2.
Pengertian
nginx
Nginx
( dibaca engine x ) adalah sebuah aplikasi http server yang saat ini mulai
banyak digunakan untuk pembuatan webserver, bahkan dengan keamanan yang tinggi
telah banyak layanan webserver menggunakan Nginx sebagai aplikasi http server
nya. Namun ada yang menarik dari nginx ini yaitu, bahwa nginx ini dapat
dijadikan server media streaming RTMP flash . Ya Nginx dengan tambahan module
rtmp-nginx akan berubah fungsi menjadi server streaming RTMP.
3.
Pengertian
RTMP
Kepanjangan
dari RTMP adalah Real Time Messaging Protocol. RTMP adalah sebuah protokol yang
didesain oleh Macromedia. RTMP digunakan untuk streaming audio, video maupun
data lain, antara sebuah flash player dengan sebuah server melalui jaringan
internet.
4.
Fungsi
streaming server
·
Pengguna yang sedang streaming video
secara langsung tanpa buffering yang terlalu lama
·
Penyimpanan file atau video tidak langsung
disimpan di user (pengguna) tetapi disimpan secara langsung di server streaming
tersebut
·
Proses streaming atau penyiaran video bisa
di lihat oleh banyak pengguna asalkan satu jaringan dengan server
5.
Protokol
Streaming
- UDP (User Datagram Protocol)
UDP adalah kependekan dari User Datagram Protocol merupakan
bagian dari internet protocol. Dengan UDP, aplikasi komputer dapat mengirimkan
pesan kepada komputer lain dalam jaringan lain tanpa melakukan komunikasi awal.
UDP melakukan komunikasi secara sederhana dengan mekanisme yang sangat minimal.
- MMS (Microsoft Media Services)
MMS( Microsoft Media Server ) adalah protocol yang digunakan
untuk mendistribusikan streaming windows media yang dikembangkan oleh
Microsoft. Dukungan codec yang dapat didistribusikan melalui protocol ini
adalah WMA dan WMV. Namun saat ini Microsft windows media server telah dapat
pula mengggunakan protocol RTSP dengan meridirect protocol HTTP yang dimiliki
oleh MMS . Port default nya adalah 1935.
- RTSP/RTP (Real Time Streaming Protocol/Realtime Transport Protocol)
RTSP adalah protokol komunikasi yang digunakan di antara klien
dan server, dan RTP adalah protokol data yang digunakan server untuk mengirim data
pada klien. Tidak seperti HTTP dan FTP, RTP tidak men-download file ke klien
tetapi menjalankannya secara real-time. Darwin Streaming Server menggunakan
RTSP/RTP untuk berkomunikasi satu sama lain.
- Unicast
Unicast adalah sebuah metode pengiriman data dimana data
dikirimkan pada satu lokasi yang jelas , dan setiap lokasi yang menerima
kemudian mengirimkan laporan penerimaan kepada pengirim. Disini, kualitas
pengiriman data dapat dijamin, karena setiap kegagalan pengiriman akan
diketahui oleh pengirim dan dapat melakukan pengiriman ulang. Sistem inilah
yang secara umum digunakan pada sistem jaringan komputer saat ini.
- Multicast
Multicast merupakan transmisi yang dimaksudkan untuk banyak
tujuan, tetapi tidak harus semua host. Oleh karena itu, multicast dikenal sebagai
metode tranmisi one to many (satu kebanyak). Multicast digunakan dalam
kasus-kasus tertentu, misalnya ketika sekelompok computer perlu menerima
transmisi tertentu.
- RTMP ( Real Time Message Protocol)
RTMP adalah protocol yang digunakan untuk mendistribusikan
streaming berbasis Flash media yang dikembangkan oleh Adobe System, namun
protocol RTMP saat ini hanya mampu diterima pada decoder/player media flah
media yang bersifat embed player pada layanan web site. Dukungan codecs dapat
didistribusikan adalah format FLV dan F4V yaitu FV6, MP3, H264 dan AAC.
6.
Macam
– Macam Streaming Server
Server streaming sangat beragam di dunia ini, ada server
streaming yang berbayar atau kita harus membeli sebuah license untuk
mengaktifkan software server streaming, dan juga ada yang tidak berbayar
.Biasanya server streaming yang berbayar di buat oleh perusahaan-perusahaan
besar.
Contoh server streaming yang
berbayar yaitu :
- Helix server streaming ( RealNetwork)
- Flash media server (Adobe, RTMP)
- Wowza Server streaming (WOWZA , RTMP, RTSP, HLS)
- Windows Media server (Microsoft, MMS)
Contoh Server Streaming yang
tidak berbayar :
- Red 5 server (RTMP)
- Darwin Server Streaming (RTSP dan RTP SDP Ondemand)
- VLC
- NGINX-RTMP (RTMP dan HLS)
- FFMPEG Server (RTSP)
- OpenRTSP
- Shoutcast/Icecast.
7.
Software
Streaming Server
- Darwin Streaming Server
- Adobe Flash Streaming Server
- VideoLAN Client (VLC)
- Icecast
- PlayOn
- SHOUTcast.
8.
Cara
Kerja
- Server and Client Video streaming terbentuk hanya karena terdapat server (memiliki jaringan serta ruang penyimpanan yang besar) dan klien (PC pribadi) yang dapat berkomunikasi dalam bentuk bit. Video Streaming bukanlah tentang bagaimana Anda dapat membaca file video yang sebenarnya, namun lebih merupakan metode pengiriman media antara dua computer.
- Mentransfer Bit dan Bytes Server menyimpan file video yang berisi beberapa bit dan byte – byte kode. Kode – kode ini berisi petunjuk agar pada saat yg sama computer
- Membaca dan Menerima Film Setelah server melakukan koneksi dengan remote client (komputer pribadi), ia mulai mentransfer instruksi untuk memutar video di computer dalam bentuk kode stream yang berukuran kecil. Kode-kode tersebut ditransfer dalam suatu paket melalui jaringan dan di load dalam memory computer. Komputer memproses kode-kode video da kemudian menampilkannya pada layar.
- Memerlukan Buffer Computer menyimpan dan mengolah kode-kode video dalam file buffer, sehingga tidak harus terus menerus harus tersambung ke server. Jika koneksi terputus untuk sementara, maka server akan mengetahui sampai sejuh mana file berhasil di buffer, untuk kemudian server amakn mengirimkan kode-kode selanjutnya untuk memutar video. Komputer mendownload dan menyimpan kode-kode video dalam buffer dengan baik secara terus menerus hingga video siap dimainkan di layar.
- Format dan Media Player Untuk membaca kode-kode file yang diterima dari server tersebut, diperlukan suatu cara. Jika kita langsung membukanya pada computer, Anda tidak akan tahu bahwa file tersebut adalah file video. Jadi computer menggunakan suatu perangkat lunak yang disebut media player untuk menampilkan kode-kode tersebut pada layar.Ada banyak aplikasi player yang ada, dan sebelumnya kedua server dan PC client harus mempunyai persetujuan mengenai perungkat lunak yang dapat digunakan untuk menampilkan video
9.
Pembahasan
Praktik
1. Siapkan
filer yang dibutuhkan untuk instalasi streaming server.
2.
Kita
masuk ke OS linux. Masukan flashdisk yang sudah terdapat file yang
dibutuhkan. Disini kita akan melakukan proses mounting flashdisk
a. Lihat
terlebih dahulu posisi flashdisk dengan perintah : # fdisk -l
b. Hasil Posisi flashdisk yaitu sdb1
c. Sebelum mounting flashdisk kita buat terlebih
dahulu direktori untuk penyimpanan file dari flashdiskk. Disini saya masuk
terlebih dahulu ke /mnt kemudian membuat direktori flash.
# cd /mnt
# mkdir flash
d. Setelah membuat direktori flash, selanjutnya
kita mounting flashdisk dengan perintah :
# mount /dev/sdb1 /mnt/flash
e. Setelah
di mount. Masuk ke direktori flash tadi dengan perintah :
# cd /mnt/flash
f. Kemudian
copy file yang berada di flashdisk dengan perintah
:
g. Unmount flashdisk, dengan
perintah :
3. konfigurasi interfaces
untuk menambahkan IP Address. Dengan perintah :
# nano /etc/network/interfaces
4. masukan script dibawah ini untuk
mengaktifkan fitur DHCP Client.
5. Restart konfigurasi
interfaces dengan perintah :
# service networking restart
6. Cek IP dengan perintah :
7. Langkah selanjutnya,
install terlebih dahulu paket tambahan dengan perintah :
8.
9. Ekstrak
file nginx-1.7.7.tar.gz dengan perintah :
10. Ekstrak
file nginx-rtmp-module-master.zip dengan perintah :
11. Masuk
ke direktori nginx-1.7.7 dengan perintah
:
12. Compile
nginx dengan perintah-perintah berikut :
Catatan : lakukan perintah diatas secara
berurutan.
13. Setelah
selesai mengcompile, langkah selanjutnya yaitu mengedit file nginx.conf dengan
perintah sebagai berikut :
14. Tanbahkan
script dipaling bawah, seperti gambar berikut :
0 comments:
Post a Comment